Marah dan Kemarahan

Saya jarang marah, walaupun dihina, dan diejek, saya biasanya tetap tersenyum. Ataupun ada kejadian yang tidak mengenakkan, maupun sebuah kegagalan, saya juga tetap tersenyum. Barangkali ini terkait keturunan. Ayah saya juga jarang marah. Kalau marah, beliau cuman diam. Dan saat itulah saya tahu itu tanda dimana saya harus berhenti berulah. Saya sangat terilhami dari falsafah jawa, yaitu “nglimpe“. Orang yang berfalsafah “nglimpe“, biarpun diejek, dihina, dan diterjunkan, tetap tenang. Dan saat itulah dia mengatakan pada dirinya harus bisa, dan kemudian berbuat secara diam-diam untuk membuktikan dirinya. Orang lain tidak perlu tahu seberapa usaha keras yang dia lakukan sekarang. Yang penting nanti dikemudian hari, orang lain bisa melihat hasil dari kerja kerasnya.

Cuman hari ini, saya lepas kontrol. Saya marah. E-mail sudah terlanjur dikirim, dan mungkin menyakiti perasaan orang lain. Sensei saya selalu bilang “Take control, gun..“. Baik mengontrol diri sendiri, maupun mengontrol orang lain. Dan kamu akan memenangkan pertarungan. Barangkali marah pun baik, di satu sisi itu berguna untuk memberi efek shock terapy buat orang lain. Akan tetapi ya itu tadi, harus terkontrol. Jika dalam marah ada kontrol diri yang baik, niscaya itu tidak akan sia-sia. Tapi kalau sudah lepas kontrol, bisa bahaya.. Saat itulah menunjukkan siapa diri kamu sebenarnya..

Menyesal? Pastinya. Lepas kontrol dan menyesal kemudian. Maafkan diriku ini.

“Ya Allah.. Lindungilah hamba-Mu ini..”

Dengan kaitkata , ,

6 thoughts on “Marah dan Kemarahan

  1. trian mengatakan:

    semoga under your control gun ya..

    boleh marah, tapi marahlah pada tempatnya.
    ojo lali mesem bar nesu🙂

  2. arifrahmanlubis mengatakan:

    marahin aja gun🙂

    asal pas cara dan porsi marahnya🙂

    pak.kapan kita bereskan ruang server itu🙂

    bereskan = beres-beres

  3. husnukusuma mengatakan:

    Gun, under control there are two balls… :p
    sing sabar Gun,
    kaya maen DotA, yen wis sekti baru sikat2… !!!!!

  4. igun mengatakan:

    He..he..he..

    @trian –> ak jarang nesu suwe kok.. paling dilit njuk ilang.
    @arif –> udah kamu bersihin yak.. Nuhun bos..
    @husnu –> He..he..he.. Betul.. kalo perlu dijurus ultimate..

  5. astyka mengatakan:

    ha..ha…
    he..he.. koe nesu tenan to ternyata..
    tak kiro ming gawe2 je..
    hoo..

  6. Fachrul Riza Siraj mengatakan:

    Nesu yo nesu, nanging ojo kesusu… Mengko ora biso nyusu😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: